LAMPUNG SELATAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan memperkuat sistem pencegahan dan pengendalian penyakit melalui pelatihan surveilans PD3I bagi petugas puskesmas. Kegiatan ini menjadi langkah meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan pengamatan, deteksi dini, pencatatan, pelaporan, serta respons terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Pelatihan tersebut dibuka pada 30 Juni 2026 dan diikuti petugas surveilans puskesmas se-Kabupaten Lampung Selatan. Peningkatan kompetensi petugas menjadi penting karena surveilans berperan dalam menemukan kasus secara cepat sekaligus mendukung langkah penanganan ketika ditemukan potensi peningkatan penyakit di masyarakat.
Pelatihan Surveilans PD3I Perkuat Kompetensi Petugas
Melalui pelatihan surveilans PD3I, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan kegiatan surveilans secara tepat. Petugas puskesmas memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan menjadi salah satu ujung tombak pemantauan penyakit di wilayah kerja masing-masing.
PD3I merupakan kelompok Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi. Karena itu, sistem surveilans yang baik dibutuhkan untuk membantu menemukan kasus sedini mungkin dan menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan tindakan kesehatan.
Penguatan kemampuan petugas juga mendukung peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan. Data yang cepat dan akurat membantu Dinas Kesehatan melihat perkembangan situasi penyakit serta menentukan respons yang diperlukan.
Deteksi Dini Jadi Bagian Penting Pencegahan Penyakit
Surveilans bukan sekadar mencatat jumlah kasus. Petugas perlu melakukan pengamatan secara sistematis, mengumpulkan dan menganalisis informasi, serta melaporkan temuan agar potensi masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal.
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting ketika ditemukan kasus yang berpotensi berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Respons yang cepat dapat membantu proses penyelidikan epidemiologi sekaligus menentukan tindakan pengendalian yang sesuai.
Di sisi lain, keberhasilan pencegahan PD3I juga berkaitan erat dengan pelaksanaan imunisasi. Cakupan imunisasi yang baik dan sistem surveilans yang kuat menjadi dua bagian penting dalam melindungi masyarakat dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.
Puskesmas Jadi Garda Terdepan Surveilans
Puskesmas memiliki peran penting dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas petugas melalui pelatihan surveilans PD3I diharapkan membuat proses pemantauan penyakit semakin efektif.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas surveilans dalam melaksanakan tugasnya. Penguatan sumber daya manusia kesehatan juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem kewaspadaan dini yang lebih baik.
Dengan petugas yang semakin kompeten, setiap indikasi penyakit dapat diketahui dan dilaporkan lebih cepat. Langkah tersebut diharapkan memperkuat upaya pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan.
